2010 4 May

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Demikian paragraf terakhir sebuah Puisi dari Adhie Massardi yang berjudul Negeri Para Bedebah…., mungkin saya lebih memilih jalan ini meskipun tergolong selemeh-lemahnya iman perjuangan……

Banyak sudah gelaran buat negeri tercinta ini, …

Negeri Para Bedebah, Negeri Begajulan, Negeri Poly Tikus dan lainnya. Semuanya itu malah membuat miris bagi kita semua.

Saya tertarik membaca sebuah tajuk dari koran lokal yang sempat saya temukan tergeletak di meja saya. Berikut petikannya :

Ini negeri adalah negeri poly tikus. Poly artinya banyak. Jadi poly tikus artinya banyak tikus. Di negeri ini memang tikus banyak sekali jumlah dan jenisnya. Tikus comberan, tikus rumah, tikus sawah, tikus hutan, dan entah tikus apa lagi namanya, semua jumlahnya banyak sekali.

Selain jumlahnya banyak, tikus-tikus itu juga leluasa berkeliaran. Apalagi tikus comberan atau tikus got, tidak takut-takut muncul di permukaan berlari ke sana ke mari. Terhadap tikus yang satu ini, kucing tidak berani menangkapnya, malah sebaliknya kucing yang takut pada mereka.

Negeri ini adalah negeri banyak tikus, juga dalam arti banyak koruptor. Kenapa koruptor? Karena kita semua sudah sepakat tikus adalah simbol koruptor. Tikus adalah binatang pengerat. Koruptor adalah pengerat uang yang bukan miliknya, uang rakyat atau uang negara.

Rupanya, memang seperti tikus, koruptor juga banyak jenisnya. Ada spesialis mark up, ada spesialis gratifikasi, ada jagoan terima suap, ada ahli proyek fiktif, ada makelar kasus, ada mafia peradilan, dan entah apa lagi namanya.

~~~~~~~~~~~~~~~

Binatang yang paling banyak menimbulkan kerusakan lagi sangat menjengkelkan dan menjijikkan kelakuannya ialah binatang tikus.

Kerusakan yang ditimbulkannya tidak hanya terbatas di sawah tetapi sampai padi sudah di rankian rumah, sampai selesai ditumbuk menjadi beras dan sudah pula dimasak, tikus ini terus mempreteli. Nasi yang sudah dimakannya dikencingi dan diberakinya pula, kemudian ia turun ke tanah dan di situ kotorannya pun dijilatnya.

Nah, bayangkanlah bagaimana wajah negeri kita di mata dunia, yang banyak tikusnya ini……

Apa yang salah dari sebuah bangsa yang besar ini?

Published under Analisasend this post

14 Responses to “Alangkah Lucunya (Negeri Ini)”

  1. munir ardi says:

    begitulah negeri kita entah berapa banyak lagi sebutan yang akan ia dapatkan

    [Reply]

    ralarash Reply:

    NEGARA BEBAS HUKUM..
    siapa yg kena kasus bisa bebas dengan membayar!!
    hukum bisa dibeli dgn uang..
    .-= ralarash´s last blog ..Apakah Kamu Buta Warna? Tes dulu yuk!! =-.

    [Reply]

  2. Gus Ikhwan says:

    salam sahabat,
    negeri indonesia banyak julukajn

    [Reply]

  3. toko barcode says:

    negeri yang aneh memang, tapi inilah Indonesia
    .-= toko barcode´s last blog ..Scanlogic CS-3080 Omni Directional Barcode Scanner =-.

    [Reply]

  4. Semakin ke depan saya kok malah pesimis ya gan?

    [Reply]

  5. jadi ingat lagu anak anak, “Indonesia negeriku orangnya lucu lucu dst…..

    [Reply]

  6. Vulkanis says:

    Terlalu banyak pelawak Bang..makanya lucu
    wakkakakaakkakkakkkk

    [Reply]

  7. Vulkanis says:

    Semoga saja negeri ini terus berbenah diri saja

    [Reply]

  8. Hybrid car says:

    saya jadi ingat ketika rumah saya banyak tikusnya. susah sekali memberantasnya, padahal menurut logika gampang. Tinggal kasih racun-mereka makan racunnya-lalu mati….selesai! Tapi ternyata tidak segampang yang dibayangkan. Kalau ini soal “tikus-tikus” di negeri ini, tentu lebih sulit lagi. :D
    .-= Hybrid car´s last blog ..Structures of Hybrid Vehicles =-.

    [Reply]

  9. hanifilham says:

    benar2… apalagi tikus comberan dan Got itu besar2… semakin besar dengan berkeliaran makan apa aja tanpa ijin. hehe.
    .-= hanifilham´s last blog ..Tips Membuat Artikel Blog yang Baik =-.

    [Reply]

  10. jess says:

    film paling jelek dan kampungan norak…….
    memang negri banyak penjahat… kok mahal di publikasikan….
    gue malah gak pengen nonton film gak berbobot ini….

    film kok menunjukan negri yg jelek… apa gak memalukan !!!!!!!!!!

    [Reply]

    ralarash Reply:

    @Jess: tenang.. tenang.. esmosi banget nih….
    MERDEKA!!!

    [Reply]

  11. Trance CD says:

    What I love about blogs is that they spark an concept in my brain. When that happens, I really feel as I require to comment using the hope it might be interesting to some individuals. Simply because there are lots of blogs and forums with many points of view, they question your comprehension. It is at these moments when you have important insignt other people might not have had, together using the blogger him/herself. I find myself coming back again to to your writings only simply because you’ve a number of very good insights and also you have been at this a really long time, that is very inspiring and tells me you understand your stuff. Maintain triggering imagination in other people!

    [Reply]

  12. Hendri says:

    anehnya penjual lem tikus kok kurang laku ya bang?? :nerd :bingung

    [Reply]

Leave a Reply

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 6 + 3 ?
Please leave these two fields as-is:

Switch to our mobile site