Di zaman yang semakin renta ini, bila kita melihat sepintas dengan semakin banyaknya fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, nampaknya istilah malu mungkin hanya menyisakan slogan belaka. Orang yang masih memiliki rasa malu sudah terasa sangat langka. Yang ada justru sebaliknya. Yang dapat kita jumpai di hampir semua lapisan sosial, baik, individu, keluarga, masyarakat atau institusi sosial atau dalam hidup bernegara.
Tiap hari, kita disuguhkan dengan cerita, pemandangan dan laporan yang seolah telah menguras habis naluri dan perasaan kita.
Karyawan yang sudah memiliki pasangan suami-istri tugas berdua dengan teman sekantor, kakek melecehkan cucunya, ayah menghamili anaknya, kakak bersingkuh dengan adik iparnya, Bupati atau mantan ketua organisasi besar melakukan korupsi, anak-anak para pejabat mabuk harta ketika orantuanya sedang berkuasa, para penegak hukumnya mudah disuap, semua telah ada nyata di depan mata kita.
Seorang terdakwah koruptor kelas kakap, yang telah menilap dan merugikan uang negara masih bisa tersenyum ketika para wartawan TV menyorot wajahnya.
Boleh dikata, kejahatan moral berjalan secara sistematis dari kamar-kamar keluarga hingga ke ruang-ruang Istana…. Naudzubilahi Mindzaliq..
Dunia memang dah edan..
tanda-tanda kiamat nich..
[Reply]
Vulkanis Reply:
March 6th, 2010 at 11:31 am
Waw….Ngeriiii
[Reply]
Hadir juga di sini setelah dari saudara tuanya heee ….
Nampaknya makin lama makin hilang rasa malu pada diri seseorang dan secara telanjang (tanpa malu2) melakukan berbuatan2 yg sangat2 tidak pantas dilakukan walaupun diketahui banyak orang.
Rasa malu (al haya’) dalam Islam adalah salah satu cabang iman. Dalam sebuah hadits Rasulullah Muhammad mengatakan, “Iman memiliki lebih dari tujuh puluh atau enam puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah perkataan ‘La ilaha illallah’ (tauhid), dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri (gangguan) dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman.” [HR. Bukhari, Muslim]
.-= Alwi´s last blog ..Browser Terbaru Chrome Bisa Terjemahkan Website =-.
[Reply]
Bang_Iwan Reply:
March 5th, 2010 at 7:24 am
makasih banyak atas tambahannya Kang
[Reply]
Vulkanis Reply:
March 6th, 2010 at 11:32 am
Saya gak nambahin Bang…Ngerameian aja
[Reply]
Semoga kita masih diberi rasa malu yg tinggi, malu berbuat dosa, malu kalo ga beribadah, dll.
.-= dedekusn´s last blog ..Professional ‘tidak musti’ multitalent =-.
[Reply]
Hariez Reply:
March 5th, 2010 at 1:14 am
Mudah-mudahan begitu Kang
[Reply]
maklum jaman sekarang make up makin banyak, jadi banyak orang yang jadi muka tebal…
.-= sauskecap´s last blog ..XXI Cafe, From Jogja With Food =-.
[Reply]
Hariez Reply:
March 5th, 2010 at 1:18 am
bisa jadi
[Reply]
Insya Allah semoga tidak demikian dengan kita
selamat malam & selamat beristirahat
-salam hangat-
[Reply]
manusia yang punya malu lebih bisa menjaga kehormatannya, tapi bukan malu maluin loh apa memperbesar kemaluan, husss!!
[Reply]
salam , selamat pagi buat bang iwan, sukses selalu dan keep posting bang
[Reply]
sebelumnya, ina mau ngungkapin keinginan ina bang…
ina pengen bgt jdi TOP komentator di blog abang,…
tpi klo yg di FATAMORGANA, ina rasa, ina gag bisa…
telat jauh, ketinggalan banyak….
Dengan abang punya web baru, ina bisa kebut hihihi…
jujur… ina pengen jdi murid abang di dunia maya…
Na salut dengan tulisan2 abang…
perkenankan ina menjadi murid abang, meski hanya di dunia maya
.-= ina´s last blog ..Black in The End =-.
[Reply]
kalo dilihat bener jg…
seiring kemajuan jaman pun, maju pula tingkah laku manusia yang buruk…
miris… dimanakah rasa malu itu?? spertinya sudah tak dihiraukan lagi…..
nice post abang…
selamat pagi, selamat beraktivitas
.-= ina´s last blog ..Black in The End =-.
[Reply]
hihihihi… Na malu klo gag ngunjungin blog ini hehehe…
[Reply]
malu sebagian dari iman..tetapi kita memang sering menyisihkan rasa malu.
[Reply]
Pasti kang wakkaakkk
[Reply]
Semoga Bang iwan selalu semangatttttx
[Reply]
Kalo berkunjung kesini saya enak,,nyerepet gituuu
[Reply]
Alwi Reply:
March 7th, 2010 at 2:29 pm
Nyerempet apa Kang …
.-= Alwi´s last blog ..Tips atau Panduan Memilih Web Hosting =-.
[Reply]
Jujur, rendah hati, serta bertanggungjawab, mungkin itu ya Bang obat yang paling mujarab untuk menghilangkan semua rasa malu.
Jujur, kita untuk malu korupsi
Rendah hati, kita malu untuk sombong
Bertanggung jawab, malu untuk selingkuh
Dan semoga saja kita masih bisa menjaga adat budaya ketimuran yang menjunjung tinggi moral dan adat.
.-= cah ndeso´s last blog ..Mengatasi Comluv Error =-.
[Reply]
Entah kenapa kok tidak ada rasa malu melakukannya, padahal yang Di Atas selalu melihat!
.-= nuansa pena´s last blog ..I let my self stripped naked =-.
[Reply]
mari kita mulai membudayakan kembali rasa malu, dimulai dr diri sendiri dan keluarga, agar generasi berikutnya lebih baik dan beriman.
salam.
.-= bundadontworry´s last blog ..Alhamdulillahirobbil alamiin =-.
[Reply]
bukan karena alam yang semakin renta terjadinya pelecehan dan kemaksiatan
tapi memang manusia yang sudah kurang memiliki rasa malu
.-= citromduro´s last blog ..Hati-Hati dengan Taksi Gelap =-.
[Reply]
jangankan malu pada orang lain, rasa malu pada diri sendiri sekarang juga sudah langka
.-= citromduro´s last blog ..uNIK bELUM tENTU mENARIK =-.
[Reply]
teropong yang bagus dan memang sudang suatu kenyataan banyak ditemui zaman sekarang
sukses buat metrolisa
salam hangat dari pamekasan madura
.-= citromduro´s last blog ..Easily Get more information with Google Translate =-.
[Reply]
Tidak ada yg tdk mungkin di dunia ini.
Semua terjadi krn lingkungan dan kondisi serta sistem yg berlaku…..
Itu artix sistem yg ada hrs diubah……….
..??????????
.-= Akhyar´s last blog .." SEMANGAT BARU " =-.
[Reply]
than’s atas infonya…saya sudah pasang banner dan linknya mas coba aja cek
.-= ichal´s last blog ..ShMessenger 3.1.10 Beta – Perbaikan Chat Facebook =-.
[Reply]
Info yang bagus !
Barangkali informasi mengenai “Fobia Sosial” berikut, juga berguna bagi rekan rekan yang memerlukannya. Klik > Fobia Sosial ?
[Reply]
You know what, I’m very much incnlied to agree.
[Reply]
hfSpe5 xjkshekkqbxk
[Reply]
ArhkyR , [url=http://rruqdhapfccj.com/]rruqdhapfccj[/url], [link=http://qaeeujjxwcdp.com/]qaeeujjxwcdp[/link], http://zfqecwgnarfy.com/
[Reply]