2010 9 Apr

Beranggotakan 800 Orang, MUI Minta Polisi Tangkap Pelaku

Situs jejaring sosial facebook kembali digunakan sebagai sarana provokasi kerukukan umat beragama di tanah air. Sebuah akun dalam situs pertemanan terpopuler itu memuat pelecehan terhadap Nabi Muhammad saw dan muncul dalam bentuk gambar dan kalimat provokatif.

Hingga malam tadi, akun berjudul Muhammad saw bukan nabi melainkan perampok dan penzinah, itu memiliki 837 anggota dan kemungkinan besar akan terus bertambah.

“Grup ini sengaja dibuat untuk mendeklarasikan bahwa Muhammad saw bukanlah nabi, melainkan seseorang yang pernah melakukan penjarahan, perampokan, pembantaian, pembunuhan dan seorang cabul,” tulis pembuat situs itu dalam kolom deskripsi.

Yang mencengangkan, situs tersebut juga menyatakan bahwa mereka yang bergabung dalam grup itu telah sepakat dengan poin-poin tertentu. Antara lain, Allah bukan Tuhan tapi penghulu setan yang disembah dalam wujud hajar aswad, malaikat jibril adalah kaki tangan iblis, Muhammad bukan nabi melainkan nabi palsu, perampok, pezina, penipu, dan pembunuh.

Selain itu, juga tertulis bahwa Alquran adalah karangan Muhammad dan campuran dari ajaran agama lain. Sedangkan, poin terakhir adalah Islam bukan agama melainkan sekte sesat dan terkutuk.
“Bagi para muslim, dengan bergabung dan menjadi member grup ini, kalian telah menyangkali iman kepercayaan kalian dan percaya kelima butir di atas,” tulis admin pada situs tersebut.

Selain itu, foto profil dalam situs tersebut menampilkan gambar ilustrasi seorang berjenggot tebal dan memakai surban. Di atas kepala orang berjenggot tersebut dipasang logo swastika yang merupakan logo nazi. Selain itu juga ada foto ilustrasi mayat-mayat berdarah dan gadis kecil berjilbab yang menangis. Dalam halaman forum diskusi, situs tersebut memuat cacian dan makian terhadap Agama Islam.

Munculnya situs tersebut seketika mendapat perhatian khusus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketika ditemui di kantornya, Ketua MUI, H Amidhan menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar situs tersebut segera diblokir. Amidhan juga meminta masyarakat tidak terpancing pada provokasi pembuat akun di facebook yang menghina nabi itu.

“Masyarakat Muslim harus tetap berlaku tenang dan mempercayakan upaya penyelesaian kasus ini kepada pemerintah dan aparat keamanan,” ujar Amidhan.

Amidhan mendesak aparat penegak hukum untuk cepat bertindak atas kasus tersebut. MUI menilai akun itu sebagai serangan atas ajaran Islam dan berpotensi mengganggu kehidupan antarumat beragama. “Kami meminta pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dan aparat keamanan menindak tegas pelakunya karena ini tergolong cyber crime,” kata Amidhan.

Menurut dia, pembuat akun jelas telah melontarkan tuduhan jahat dengan menyebut Muhammad bukan sebagai nabi, tapi perampok dan pezina. Tudingan ini jelas tidak boleh dibiarkan karena akan memicu reaksi keras dari umat Islam di tanah air.

“Karena itu, saya meminta pemerintah menutup segera akun facebook ini dan menangkap pelakunya dan memberi sanksi. Saya kira itu bukan tugas susah karena aparat kan juga memiliki unit khusus untuk kejahatan di dunia maya,” pungkasnya.


Sumber : Fajar Metro News

Published under Informasisend this post
2010 2 Apr

Hari Autisme dirayakan kalangan internasional setiap 2 April bertepatan pada hari ini . Kali ini, PBB mengajak masyarakat dunia agar semakin peduli dan bisa menerima kehadiran penyandang autistik di tengah masyarakat.

Ajakan itu, karena jumlah penyandang autistik di dunia semakin meningkat, terutama disebabkan minimnya pengetahuan, berlanjut pada terlambatnya penanganan. Adapun autis adalah gangguan perkembangan fungsi syaraf pada otak anak di bawah 36 bulan yang membutuhkan terapi dini sebelum usia tiga tahun.

Autisme menyebabkan anak bertingkah laku yang tidak lazim, bisa berupa menepuk-nepuk tangan, mengucapkan kata yang sama berulang-ulang, mempunyai temperamen yang pemarah atau hanya bermain dengan satu mainan saja. Kebanyakan anak yang menderita autisme tidak menyukai perubahan dalam kesehariannya. Anak-anak tersebut menyukai jadwal yang selalu sama dan mungkin juga bersikeras supaya mainan atau benda tertentu diatur sedemikian rupa dan menjadi marah bila benda tersebut dirubah atau dipindahkan.

Jika seseorang menderita autisme maka otaknya mempunyai masalah untuk dapat memahami lingkungan sekitarnya. Setiap hari otak manusia akan menterjemahkan penglihatan, suara, penciuman dan hal lain yang dialami oleh tubuh. Jika otak tidak mampu untuk membantu memahami hal-hal tersebut, maka kita akan mengalami kesulitan untuk  berbicara, bepergian ataupun menjalankan aktifitas sehari-hari.

Kita selaku orang tua harus mendeteksi gejala autisme sedini mungkin dan menanganinya sedini mungkin. Menjadi orang tua seorang anak autistik adalah proses belajar panjang, dengan hasil yang baru terasa dalam jangka panjang juga. Dan tidak jarang godaan untuk mengambil jalan pintas selalu melintas dalam pikiran, apalagi perasaan…..

Published under Informasisend this post
2010 11 Mar

Hari ini setelah 44 tahun dikeluarkan Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar), kasus ini masih menyimpan misteri. Teks aslinya belum terdapat pada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Menurut versi resmi yang beredar Surat Perintah Sebelas Maret atau Surat Perintah 11 Maret yang disingkat menjadi Supersemar adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966.

Surat ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu.

SURAT Perintah Sebelas Maret (Supersemar) biasa dimaknai sebagai tonggak perubahan pemerintahan dari Presiden Soekarno kepada Presiden Soeharto, meski sebenarnya apa yang tertera dalam surat tersebut sekarang ini masih diselimuti oleh misteri.

Kontroversi Surat Perintah 11 Maret 1966 atau Supersemar, terutama menyangkut tiga hal, masih belum menemukan titik terang.

Ketiga hal itu adalah pertama, mengenai teks. Kedua, terkait proses mendapatkan surat itu. Ketiga, mengenai interpretasi isi perintah itu.

Naskah asli Supersemar sendiri hingga sekarang belum ditemukan. Keluarnya surat itu tidak bisa dilepaskan dari rangkaian peristiwa yang terjadi sebelumnya. Presiden Soekarno memiliki penafsiran berbeda dengan kelompok Soeharto.

Dokumen yang tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia terdiri dari beberapa versi. Namun, sebenarnya perbedaan antarnaskah, misalnya mengenai tempat penandatanganan , apakah Jakarta atau Bogor tidak mengubah substansinya. Demikian pula jumlah halaman surat perintah itu satu atau dua halaman itu hanya soal teknis.

Para saksi dan pelaku utama di seputar lahirnya Supersemar 11 Maret 1966, mereka adalah Bung Karno, Soebandrio, Chairul Saleh, Leimena, Sabur, Soeharto, M Jusuf, Amir Machmud, dan Basoeki Rahmat. Tentu dari sembilan orang ini, ada yang pro Bung Karno, ada pula pro Pak Harto.

Tapi, yang banyak berbicara soal kesaksian adalah mereka yang pro Pak Harto. Karena yang ber-kubu dengan Bung Karno, sejak awal sudah diintimidasi, bahkan menjalani penjara seumur hidup dan hukuman mati.

Berbagai usaha pernah dilakukan Arsip Nasional untuk mendapatkan kejelasan mengenai surat ini. Bahkan, Arsip Nasional telah berkali-kali meminta kepada Jendral (Purn) M. Jusuf, yang merupakan saksi terakhir hingga akhir hayatnya 8 September 2004, agar bersedia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, namun selalu gagal.

Lembaga ini juga sempat meminta bantuan Muladi yang ketika itu menjabat Mensesneg, Jusuf Kalla, dan M. Saelan, bahkan meminta DPR untuk memanggil M. Jusuf. Sampai sekarang, usaha Arsip Nasional itu tidak pernah terwujud. Saksi kunci lainnya, adalah mantan presiden Soeharto. Namun dengan wafatnya mantan Presiden Soeharto pada 27 Januari 2008, membuat sejarah Supersemar semakin sulit untuk diungkap.

Dengan kesimpangsiuran Supersemar itu, kalangan sejarawan dan hukum Indonesia mengatakan bahwa peristiwa G-30-S/PKI dan Supersemar adalah salah satu dari sekian sejarah Indonesia yang masih gelap.

Dari berbagar sumber


Published under Analisa, Informasisend this post
Next Page »

Switch to our mobile site